June 25, 2014

Ciledug Keras

Aku bukan tak sabar, hanya tak ingin menanti.
Karena berani memutuskan adalah juga kesabaran.
Karena terkadang penantian... membuka pintu-pintu syaithan.
Jalan Cinta Para Pejuang, Salim A. Fillah.


Mega Febriana.
Yang sengaja pulang tenggo (ba'dha maghrib) tapi sudah 2.5 jam perjalanan dan sekarang masih terjebak macet di atas fly over Kebayoran Lama.
Yang sengaja mampir ke BlokM, pikir-pikir sambil menunggu antrean penumpang bis Metro Mini 69 yang menuju Ciledug. Subhanallah, gak abis-abis.
Yang sudah bolak balik menghabiskan bacaan artikel penulis favorit nya, Salim Akhukum Fillah.
Yang sampai membuat postingan dadakan di dunia keduanya, blogspot.

Tapi, bis berjalan tidak lebih dari 5 meter sejak tulisan ini dibuat.

Baiklah, saya memutuskan turun ke jalanan bersama penumpang lain, berharap menemukan ada tanda-tanda kehidupan di depan sana.

Fly Over Kebayoran Lama

No comments:

Post a Comment