September 20, 2014

Resume SII - Pertemuan 4

Resume Materi SII – Kelas B (Kelas General)
Tanggal        : 7 September 2014
Narasumber : Ust Ahmad Bisri
Tema            : Sirah Nabawiyah

Bismillaahirrahmaanirrahiim…

Acuan Ayat
Dalam Q.S. An-Nisaa : 163-165 diterangkan mengenai nabi-nabi yang diutus sebagai pembawa kabar gembira dan peringatan kepada manusia. Dijelaskan pula bahwa hanya 25 nabi yang diterangkan dalam Quran, bukan secara keseluruhan.

Sesungguhnya Kami telah memberikan wahyu kepadamu sebagaimana Kami telah memberikan wahyu kepada Nuh dan nabinabi yang kemudiannya, dan Kami telah memberikan wahyu (pula) kepada Ibrahim, Isma'il, Ishak, Ya'qub dan anak cucunya, Isa, Ayyub, Yunus, Harun dan Sulaiman. Dan Kami berikan Zabur kepada Daud.

Dan (Kami telah mengutus) rasul-rasul yang sungguh telah Kami kisahkan tentang mereka kepadamu dahulu, dan rasul-rasul yang tidak Kami kisahkan tentang mereka kepadamu. Dan Allah telah berbicara kepada Musa dengan langsung.

(Mereka Kami utus) selaku rasul-rasul pembawa berita gembira dan pemberi peringatan agar supaya tidak ada alasan bagi manusia membantah Allah sesudah diutusnya rasul-rasul itu. Dan adalah Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.

Arab Sebelum Islam
1. Banyak melakukan kesyirikan dengan menyembah patung leluhur (latta, Manat, ‘Uzza, dan Hubal) untuk mendekatkan diri kepada Allah swt. Hal ini dikarenakan pada zamannya banyak dipengaruhi oleh paganisme, yaitu mereka bukan menganggap patung leluhur sebagai Tuhan, melainkan sebagai perantara saja supaya dekat dengan Tuhan.
 2.Sebelum datangnya kesyirikan (paganisme) :
      Penganut agama Ibrahim dan penganut nasrani (Musa) mendukung adanya kenabian dan ketahuidan.

Diriwayatkan dalam HR. Bukhari dan Abu Hurairah dalam sirah Ibn Hisyam :
Orang yang pertama kali mentransfer kesyirikan di lingkungan masyarakat Arab adalah Amru bin Lahyin bin Qom’ah

Kenabian Muhammad SAW
      1. Tidak pernah bercita-cita menjadi Nabi - seorang yang ummi dan jujur.
      2. Tidak mempunyai daya tarik untuk menyembah patung.
      3. Sering menyendiri di Jabal Nur (Gua Hira) – tapi bukan untuk pertapaan

Awal menjadi Nabi : Kedatangan Jibril dalam menyampaikan wahyu pertama. Nabi Muhammad saw merasakan takut, kemudian mendatangi seorang pendeta Waraqah bin Naufal dan membenarkan bahwa wahyu tersebut merupakan utusan dari Allah yang diturunkan melalui Jibril untuk menjadi pemimpin umat sekaligus penutup Nabi yang akhir.

    4. Tidak mengajak orang lain untuk menyeru pada amalan kebaikan kecuali setelah datang perintah         kepadanya oleh Allah swt.
    5. Tidak mengatakan sesuatu yang tidak bisa dipertanggungjawabkan.


Wallohu a'lam bish showwab


Salam,
MF

No comments:

Post a Comment